Jakarta, Bimas Islam -- Kepala Divisi Program Ekonomi Pedesaan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Eka Budhi Sulistyo menawarkan inspirasi pengelolaan usaha melalui skema pemberdayaan mustahik dengan produk Zchicken.
Ia menjelaskan, Zchicken adalah program Pemberdayaan Ekonomi Mustahik di bidang kuliner berupa produk ayam crispy. Program tersebut merupakan salah satu upaya mengentaskan kemiskinan melalui peningkatan ekonomi rumah tangga mustahik di Indonesia.
“Program itu dapat meningkatkan pendapatan mustahik dari hasil usaha mikro dan kecil,” ucapnya dalam kegiatan Workshop Kewirausahaan Pemberdayaan Ekonomi Umat di Jakarta, Selasa (25/7/2023).
Eka menuturkan, BAZNAS telah membangun ekosistem bisnis tersebut dari hulu ke hilir, di antaranya dengan membuat peternakan ayam, rumah potong ayam, dan pusat distribusi. Untuk mengembangkan usaha, juga dibangun korporasi usaha bersama miliki mustahik, memperluas jaringan pemasaran, dan membangun franchise.
“Salah satu pengembangan yang didorong yaitu variasi usaha mustahik dengan membangun mini resto. Mini resto adalah level usaha Zchicken dengan tempat yang lebih besar dan memungkinkan. Skema ini dilakukan dengan memanfaatkan akses modal lain (kerja sama Perbankan) dan diperuntukkan bagi mustahik yang telah menjalankan usaha Zchicken dengan pencapaian target yang baik,” paparnya.
Eka juga berbagi materi terkait pengelolaan usaha bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, serta Usaha Kecil dan Menengah DKI Jakarta.
Fn/Mr



