Jakarta, Bimas Islam --- Kasubdit Bina Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kemenag, Agus Suryo Suripto menyampaikan konsep Keluarga Sakinah Berwatak Moderat. Suryo menyampaikan konsep ini pada webinar Mewujudkan Ketahanan Keluarga Dalam Membangun Generasi Penerus Bangsa yang dilaksanakan Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Pusat di Jakarta, Selasa (19/7/22).
Suryo menjelaskan, konsep Keluarga Sakinah Berwatak Moderat terdiri dari tiga bagian, meliputi fondasi, pilar, dan atap. Fondasi terdiri dari prinsip keadilan, keseimbangan, dan kesalingan.
"Pilarnya ada lima, yaitu mitsaqan ghalizha (ikatan lahir batin yang agung dan disaksikan Allah), zawwaj (berpasangan), mu'asyarah bil ma'ruf (bergaul dengan cara yang baik, musyawarah dalam mengambil keputusan, dan taradhin (saling rida)," ungkap Suryo.
Sedangkan atap dari Keluarga Sakinah Berwatak Moderat, sambung Suryo, berupa kemaslahatan umum untuk diri, masyarakat, dan bangsa. "Berkeluarga bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi mewakafkan diri dan keluarga untuk membentuk kemaslahatan bersama dalam komunitas masyarakat, bangsa, dan negara," terangnya.
Dalam webinar yang dihadiri Ketua Umum BP4 Pusat, Nasaruddin Umar dan Sekjen BP4 Pusat, Anwar Sa'adi ini, Suryo juga mengajak masyarakat untuk kembali mengamalkan konsep relasi teologis dalam pernikahan. Menurutnya, pemahaman ini efektif dalam menekan angka cerai.
"Dalam konsep relasi teologis, pernikahan merupakan ibadah. Suami dan istri berusaha saling ridha kepada pasangan, lalu keduanya berlomba mendapatkan ridha Allah," terang Suryo dalam webinar yang diikuti 560 peserta dari seluruh Indonesia ini.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



