Bantul, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Bantul menggalakkan program Tadarus Al-Qur'an. Program tersebut dalam rangka memberantas buta huruf Al-Qur'an.
"Kami para Penyuluh Agama Islam di KUA Bantul memiliki program mendampingi pemberantasan buta huruf Al-Qur'an. Kami menggalakkan Tadarus Al-Qur'an," ujar Wahyu Sinangsih, Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) di KUA Bantul, Jumat (5/11).
Kepada bimasislam,’Wahyu menjelaskan, secara teknis, program Tadarus Al-Qur'an ini diawali dengan pembacaan Surat Al-Fatihah dan Doa Iftitah (Pembukaan). Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan Huruf-huruf Hijaiah dalam bentuk pembelajaran melalui buku Iqro.
"Pengenalan Huruf-huruf Hijaiah ini dilakukan oleh Wahyu Sinangsih, dan pemantapan membaca Al-Qur'an itu dilakukan oleh Joko Sugiarto, Penyuluh Agama Islam di KUA Bantul," terangnya.
Wahyu berharap, melalui program Tadarus Al-Qur'an, masyarakat di Kapanewon Bantul yang belum lancar membaca Al-Qur'an semakin berkurang. Ia juga berpesan agar masyarakat tak bosan untuk tetap belajar membaca Al-Qur'an.
"Kami sangat berharap melalui program Tadarus Al-Qur'an bisa meminimalisir buta huruf Al-Qur'an di Kapanewon Bantul. Kami berpesan kepada masyarakat untuk tidak bosan untuk tetap belajar membaca Al-Qur'an dan mengamalkannya," kata Wahyu.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



