Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri menyampaikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) dalam rangkaian Inside Ramadan Spesial Bimas Islam yang tayang di JakTV, Selasa (5/4/22). Dalam kesempatan tersebut, Syamsul menyampaikan tema Berdakwah dengan Cinta.
"Sampaikan dakwah dengan damai, kasih sayang, dan cinta. Kalau sudah cinta, tiang gantungan pun terlihat seperti lambaian bidadari tersenyum," ungkap Syamsul.
Syamsul memberikan contoh dakwah Nabi Muhammad Saw saat dilempari batu dan kotoran di jalanan Kota Thaif. Nabi bersikap sabar dan tidak membalas meski pelipis dan kakinya berdarah.
Menurut Syamsul, teladan kesabaran dan cinta inilah yang membuat masyarakat Thaif pada akhirnya memeluk Islam. Kata Syamsul, sabar dan cinta adalah kekuatan.
Mantan Kakanwil Kemenag Jawa Timur ini juga menyebutkan tiga wujud cinta dan kasih sayang umat Islam. Syamsul mengutip hadis Nabi tentang keutamaan menebarkan ungkapan salam, berbagi makanan, dan menyambung silaturahmi.
"Di mana pun berada, tebarkan kedamaian dengan kalimat salam. Tebarkan cinta kepada saudara kita dengan memberikan makan. Kemudian sambung silaturahmi," ajaknya.
Sebagai implementasi, Syamsul mengajak umat Islam mengamalkan ajaran damai dan cinta kasih ini di keluarga masing-masing. Katanya, setiap keluarga Muslim berkewajiban menampilkan wajah Islam yang ramah.
"Tebarkan kasih sayang kepada keluarga kita. Kita harus menjaga marwah sebagai keluarga Muslim sekaligus menjadi contoh dan simbol bahwa Islam itu damai. Kalau ini kita lakukan, betapa damai dan indahnya negeri ini karena umat Islam yang mayoritas betul-betul menampilkan kedamaian," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



