Surakarta, Bimas Islam -- Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Musta’in Ahmad memotivasi para kepala KUA untuk tidak menyerah dalam menjalankan program Revitalisasi KUA yang sedang digalakkan pemerintah.
Hal itu ia sampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah bagi Kepala KUA Revitalisasi Wilayah Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta dan Banten di Surakarta, (10/4/2023).
“Jangan menyerah dalam menghadapi berbagai kesulitan yang masih terjadi. Itu lumrah, kita baru memulai perbaikan KUA melalui revitalisasi ini,” jelasnya.
Menurut Musta’in, kesalahan yang dilakukan dalam menjalankan revitalisasi ini cukup dijadikan pembelajaran. Menurutnya, kesalahan dan kekurangan itu bisa membantu KUA untuk memberi pelayanan yang lebih baik pada masyarakat di masa mendatang.
“Mungkin, hari ini hasilnya belum ideal. Ini hal wajar. Jika ada kekurangan dan kesalahan, tidak perlu diratapi sepanjang itu tidak kriminal. Dengan kesalahan itu kita akan mendapatkan potensi mendapatkan kemajuan masyarakat di masa depan. Teorinya adalah try and error. Belajar dari kesalahan dan kekurangan,” jelasnya.
“Kita optimis melakukan perbaikan ini, dan jangan biarkan kekeliruan dan kekurangan (dalam layanan) ini akan membelenggu kita,” imbuhnya.
KUA Revitalisasi ini, menurut Musta’in, merupakan langkah Kementerian Agama untuk membangun citra KUA sebagai pusat pelayanan keumatan, tidak hanya dikenal sebagai tempat mengurus pernikahan. Karenanya, fungsi dan tugas KUA perlu ditingkatkan menyesuaikan perkembangan zaman.
Ba/Mr



