Jakarta, bimasislam --- Dalam rangka memperingati bulan suci Ramadan 1440 Hijriah, PT Unilever Indonesia Tbk bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia dan Ditjen Bimas Islam menggelar program "Bersih-bersih Masjid" serentak di 2.000 masjid di 13 kota di Pulau Jawa.
Tampak hadir dalam program ini Wakil Ketua DMI Syafrudin didampingi Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin dan Direktur Urusan Agama Islam Muhammad Agus Salim.
Dalam sambutannya, Dirjen mengatakan, bahwa melalui program Bersih-bersih Masjid 2.000 masjid serentak di Pulau Jawa sekarang ini, mengajak kita ikut peduli dengan keadaan rumah ibadah kita agar terpelihara, terawat, rapih, bersih, wangi, indah dan menyenangkan bagi yang masuk kedalamnya.
Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam telah mendata lebih dari 741.991 masjid dan mushalla di Indonesia melalui Sistem Informasi Masjid.
Dirjen mengungkapkan, dari data tersebut masih banyak masjid dan mushalla yang tidak layak untuk dijadikan tempat sujud. "Lantainya yang kotor, dindingnya yang kusam, plafonnya yang berkabang dan catnya yang mengelupas seringkali kita temui hampir di sudut kota dan desa," urainya.
Dirjen berharap dengan adanya program Bersih-bersih Masjid, jamaah akan tersenyum dan anak-anak akan gembira menyaksikan rumah ibadah mereka bersih dan nyaman.
Peresmian program Bersih-bersih Masjid dilaksanakan di Masjid Al-Mabrur Asrama Haji Pondok Gede pada hari Minggu, 28 April 2019 dan melibatkan lebih dari 40.000 orang sukarelawan.
Program Bersih-Bersih Masjid akan mendapatkan Rekor MURI: Membersihkan Lantai Masjid Terbanyak secara Serentak. Penyerahan Rekor MURI ini dijadwalkan pada tanggal 30 April 2019 di Istana Wakil Presiden RI.
Penulis : nhkurniawan
Editor : nhkurniawan
Foto : bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



