Lampung, bimasislam --- Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher mengatakan bahwa pihaknya bersama Kementerian Agama telah menaikan honor penyuluh agama non PNS pada tahun 2019. Ini dimaksudkan agar kebutuhan laik minimum penyuluh dapat terpenuhi.
"Kenaikan honor 100 persen ini dari angka Rp500ribu menjadi Rp1juta per bulan kepada penyuluh non PNS agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu harus disyukuri dan diterima dengan sepenuh hati," kata Ali Taher saat bertemu ratusan penyuluh agama PNS dan non PNS Provinsi Lampung, Rabu (06/03).
Ali Taher mengatakan bahwa angka satu juta memang belum memenuhi harapan. Dia juga mengakui bahwa tugas penyuluh sangat berat, apalagi dengan sarana prasarana yang terbatas, serta jarak tempuh juga jauh.
"Mungkin jumlahnya belum terlalu besar, tapi pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan penyuluh agama," tuturnya.
Salah satu upayanya, melalui skema pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Ali menganggap langkah itu sebagai upaya dalam peningkatan status penyuluh agama non PNS. Dia berharap dapat segera formasi PPPK untuk penyuluh agama di buka.
Kepada penyuluh, Ali mengimbau untuk terus mengembangkan program kemasyarakatan yang bermanfaat. "Penyuluh harus memahami basis dakwahnya. Sasaran masyarakat binaan juga jelas dan memiliki semangat memahami agama dalam konteks moderasi," pesannya.
Jumlah penyuluh agama di Provinsi Lampung kurang lebih 1.800 orang. Sementara jumlah penduduk kurang lebih 9 Juta orang. Rasionya memang masih kurang. Penyuluh PNS dan non PNS diharapkan mampu menguatkan basis-basis kegiatan kepenyuluhan agama di tengah masyarakat luas, minimal basis tersebut sudah ada di lingkungan Kemenag sesuai dengan tugas fungsi dan pokok.
Turut mendamping pada Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI di Provinsi Lampung, Ka.Kanwil Kemenag Prov. Lampung Suhaili, Direktur Penerangan Agama Islam Bimas Islam Juraidi dan Kasubdit Kelembagaan Direktorat Urusan Agama Katolik Rudy.
Sumber : kemenag.go.id
Penulis : Romadanyl
Editor : Khoiron
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



