Kota Yogyakarta, Bimas Islam --- Badan Hisab Rukyat (BHR) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta melayani kalibrasi ukur arah kiblat di Masjid Baiturrahman dan Pondok Pesanten (Ponpes) Al-Amin Gedongkuning, Rejowinangun, Kotagede.
Ketua BHR Kemenag Kota Yogyakarta, Danang Dwi Yantoro mengatakan, layanan kalibrasi arah kiblat dilakukan sebagai upaya menyesuaikan arah bangunan masjid dengan Ka’bah di Masjidil Haram dengan menggunakan peralatan penentu arah kiblat seperti kompas, aplikasi GPS, atau theodolit.
“Layanan ini sangatlah penting dan perlu dilakukan agar dalam beribadah, terutama salat, para jemaah merasa yakin dengan arah kiblatnya," ujar Danang dalam keterangan tertulis yang diterima Bimas Islam pada Rabu (2/2).
Menurut Danang, lokasi yang jauh dari Kota Makkah atau bahkan di luar Arab Saudi seperti di Indonesia, bisa menggunakan ijtihad ukur arah kiblat melalui perhitungan falak atau astronomi serta dibantu peralatan modern.
“Layanan kalibrasi ukur arah kiblat ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang menghendaki keakuratan dalam penentuan arah kiblat di masjid dan musala. Pengukuran arah kiblat harus dilakukan dengan hati-hati, sebab sedikit saja ada selisih, maka akan bergeser dari arah semestinya,” katanya.
Layanan kalibrasi ukur arah kiblat ini dihadiri oleh Ketua Takmir Masjid Baiturrahman Eko Wahyudi, Koramil 08/Kotagede Kristanto, Ketua Majelis Taklim As-Sakinah Masjid Baiturrahman, dan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kotagede, Kota Yogyakarta.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



