Banda Aceh, Bimas Islam --- Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Provinsi Aceh terkait pengembangan perpustakaan masjid.
Nota kesepahaman ini ditandatangani Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Iqbal dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Aceh, Edi Yandra di Kota Banda Aceh, Sabtu (22/1) malam.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan di sela-sela acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan Masjid yang diinisiasi Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Ditjen Bimas Islam.
Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Iqbal menegaskan, peningkatan kapasitas literasi keagamaan di masjid adalah hal yang penting dilakukan. "Maka kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah menjadi langkah strategis dalam mengembangkan masjid sebagai pusat literasi keagamaan," katanya.
Iqbal mengungkapkan, saat ini jumlah masjid di Provinsi Aceh lebih dari empat ribu unit. Dari jumlah sebanyak itu, masjid yang memiliki perpustakaan tidak lebih dari 50 persen. "Artinya ini adalah tugas kita bersama untuk mengembangkan dan memperkuat tata kelola perpustakaan di masjid," jelasnya.
Senada dengan Iqbal, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Aceh, Edi Yandra menegaskan, pihaknya siap mendukung program-program penguatan literasi keagamaan di masjid. Menurutnya, masjid menjadi area penting yang perlu diperkuat tata kelola perpustakaannya.
"Kita sangat mendukung upaya-upaya yang mengarah pada penguatan literasi, termasuk yang berkaitan dengan konten-konten agama di masjid. Ini adalah langkah penting, sebab kerja sama ini adalah yang pertama kali dilakukan di Aceh," katanya.
Penandatanganan kerja sama itu dihadiri Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, Koordinator Fungsi Kepustakaan Islam Ditjen Bimas Islam Abdullah Alkholis, para Subkoordinator di Subdit Kepustakaan Islam, para pejabat di lingkungan Kementerian Agama Aceh, serta 23 pengurus perpustakaan masjid di Aceh yang menjadi peserta Bimtek.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



