Bandung, Bimas Islam --- Tantangan dakwah di era digital makin kompleks dan berat karena perkembangan teknologi sangat cepat. Terlebih pandemi Covid-19 telah memunculkan masalah sosial baru yaitu kemiskinan. Persoalan kemiskinan ini disinyalir sering kali menjadi pintu masuk pendangkalan akidah.
Demikian dikatakan Direktur Penerangan Agama Islam, Syamsul Bahri saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Dakwah Khusus di Hotel Atlantic City, Kota Bandung, Jumat malam (5/11).
Menyikapi kondisi di atas, Syamsul Bahri mengatakan perlunya penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) agar aktivitas dakwah tetap berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan terhindar dari konten hoaks.
"Saat ini Direktorat Penerangan Agama Islam rutin memberikan pelatihan TIK kepada para Penyuluh Agama Islam agar mampu memaksimalkan teknologi untuk keperluan dakwah, dan pengetahuan dalam memilih dan memilah informasi yang benar dan hoaks," katanya.
Selain itu, lanjut Syamsul, para Penyuluh Agama Islam diharapkan memiliki keterampilan dalam membuat konten-konten mendidik untuk disebarkan di media sosial. Menurutnya, hal itu sangat penting karena di era teknologi ini gerakan filantropi Islam lebih mudah dilakukan.
"Kemampuan penguasaan TIK sangat penting, sebuah keniscayaan buat para Penyuluh Agama Islam dan dai-daiyah untuk memperkuat lembaga keuangan seperti LAZ. Gerakan filantropi Islam bisa semakin masif, kita bisa memaksimalkan potensi zakat, wakaf, dan sedekah untuk mengentaskan umat Islam dari kemiskinan,” ujarnya.
Bimtek Dakwah Khusus ini untuk pertama kalinya dilakukan bertujuan memberikan pembekalan bagi dai dan daiyah yang melakukan dakwah pada segmentasi khusus yaitu penanggulangan aksi pemurtadan di wilayah Jawa Barat. Peserta kegiatan berjumlah 70 orang terdiri dari unsur MUI Kabupaten/Kota, Lembaga Dakwah dan Penyuluh Agama Islam.
Kegiatan ini merupakan kerja sama Ditpenais dengan Lembaga Dakwah Khusus (LDK) MUI Pusat. Salah satu narasumber dalam kegiatan ini adalah Pakar Kristologi, KH. Abu Deedat Shihab.
(Editor: Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



