Padang, Bimas Islam --- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatra Barat melalui Bidang Urusan Agama Islam menggelar Bimbingan Teknis Peningkatan Layanan Mutu KUA bagi Kepala KUA, Penghulu dan operator sistim informasi KUA.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dibuka Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Helmi didampingi Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais), Edison dan Koordinator Bina Lembaga yang juga Analis kebijakan, Yosef Chairul, Kamis (28/10) di Hotel HW Padang.
Ketua Panitia, Yosef Chairul menyampaikan Bimtek ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta konsep layanan KUA Kecamatan. Memperkuat tugas dan fungsi lembaga KUA Kecamatan dalam memberikan layanan dan bimbingan. Dan terakhir agar peserta memahami isu utama dari layanan publik pada KUA Kecamatan.
Dikatan Yosef, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai Rabu hingga Jumat mendatang, tanggal 27-29 Oktober. Sebelum dibuka Kepala Kanwil, peserta kegiatan ini sudah menerima materi dari Kasubdit di Ditjen Bimas Islam Kemenag RI dan Kepala Bidang Urusan Agama Islam, Edison.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Helmi mengatakan Kementerian Agama selalu melakukan pembinaan kepada ASN untuk meningkat sumber daya manusia. Jangan sampai kelimuannya selalu sama kapan perlu selalu diupgrade, di luar negeri itu namanya capacity building. Di Negara-negara maju capacity building ini sudah mencapai 120 jam setiap bulannya.
Kakanwil juga mengingatkan Kepala KUA dan operator yang hadir tidak ada lagi yang gagap teknologi. Bagi yang merasa kurang harus belajar dan berusaha.
“Jadi ke depan tidak ada lagi ASN Kementerian Agama yang tidak bisa mengoperasikan computer. Karena KUA akan diperkuat dengan kehadiran Simkah (Sistem Informasi Manajemen Nikah). Itu semua butuh kelihaian dalam teknologi,” tutur Kakanwil.
“Ke depan Sistem Informasi Manajemen Nikah di KUA akan diperkuat. Sehingga kemungkinan-kemungkinan terjadinya manipulasi data dan sebagainya bisa diminimalisir. Karena setelah mereka menikah datanya langsung online ke data disdukcapil,” sambung Doktor Helmi.
Pada kesempatan itu Doktor Helmi juga memberikan motivasi kepada peserta untuk menjadi orang sukses. Disampaikannya ciri-ciri orang sukses itu diantaranya ada empat, yakin, fokus, semangat dan taat aturan.
Kakanwil juga mengingatkan jajaran KUA untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik dan maksimal kepada masyarakat. Karena KUA adalah garda terdepan Kementerian Agama di tingkat kecamatan.
“Jangan kecewakan masyarakat yang sudah berurusan ke KUA karena mereka sudah bersusah payah, butuh waktu dan biaya untuk sampai di kantor kita. Sesampainya di sana mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan,” tegas Kakanwil.
Terakhir mantan Kakan Kemenag Kabupaten Solok dan Padang Pariaman ini mengajak jajaran KUA untuk mengembangkan sifat ikhlas. Karena orang lillah tidak pernah lelah. Jika masih lelah berarti belum lillah. Untuk mari kita ikhlas dalam bekerja,” pesan Kakanwil mengingatkan.
(sumbar.kemenag.go.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



