Lumajang, Bimas Islam --- KUA Jatiroto, Kabupaten Lumajang melaksanakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi 20 Calon Pengantin (Catin) di Balai Nikah KUA Jatiroto, Senin (7/3/22). Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut, fasilitator Bimwin mengajarkan Catin dalam menghadapi tantangan rumah tangga.
"Rumah tangga itu dinamis. Penuh kejutan. Banyak hal yang jika tidak disikapi dengan ilmu dan kebijaksanaan bisa berujung pada perceraian," ungkap fasilitator Bimwin, Sri Wanti melalui pesan tertulis kepada bimasislam.
Wanti menjelaskan, rumah tangga yang kokoh bisa dimulai dengan pemahaman dan pengamalan lima pilar pernikahan. Wanti mengibaratkan, pilar pernikahan merupakan pondasi yang membuat bangunan rumah tangga berdiri kokoh.
"Pernikahan itu janji yang agung. Pergaulilah pasangan dengan cara baik. Terus menerus melakukan musyawarah kepada pasangan. Perjuangkan saling rida. Sadarilah sepenuhnya bahwa suami istri merupakan pasangan yang diikat dengan kalimat suci," katanya.
Dalam melaksanakan Bimwin, Wanty juga mengajak peserta melakukan manajemen konflik. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mendiskusikan kasus rumah tangga beserta solusinya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala KUA Jatiroto, Ahmad Fauzi menyampaikan pentingnya Bimwin Catin. Menurutnya, program ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam membentuk ketahanan keluarga.
"Kita akan terus berupaya agar seluruh Catin mengikuti Bimwin sehingga memahami ilmu seputar rumah tangga, manajemen keuangan dan ekonomi, kesehatan reproduksi, dan cerdas menyelesaikan konflik rumah tangga," harap Ahmad.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



