Batanghari, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam KUA Muara Tembesi memberikan bimbingan dan penyuluhan di SMP Negeri 6 Batanghari. Kegiatan ini merupakan upaya menyiapkan generasi unggul untuk masa depan.
"Program Penyuluh Sapa Sekolah ini merupakan bukti aktifnya Penyuluh dalam membina masyarakat. Penyuluh terus bergerak dalam menyampaikan bimbingan keagamaan dan kebangsaan kepada masyarakat," ungkap Kepala KUA Muara Tembesi, Muhammad Sahid melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Senin (14/2/22).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Ahmad Januarsyah. Rombongan ini diterima langsung oleh Kepala SMP Negeri 6 Batanghari, Ngaliman.
Dalam kegiatan bertema Menyuluh untuk Generasi Tangguh, Menyapa untuk Generasi Luar Biasa ini, Ahmad menyampaikan motivasi kepada para siswa agar bersungguh-sungguh dalam belajar. Katanya, kesuksesan masa depan amat dipengaruhi oleh keberhasilan pendidikan.
"Belajar yang tekun. Rajin melaksanakan semua tugas dan amanah dari guru. Utamakan adab kepada guru dan saling sayang kepada sesama kawan," ungkap Ahmad.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad juga menyosialisasikan undang-undang pernikahan tentang batasan usia menikah. Kata Ahmad, menikah pada usia yang tepat merupakan salah satu langkah menuju keberhasilan dalam menjalani hidup rumah tangga.
"Semangat untuk berprestasi. Jangan terburu-buru menikah. Menikah ideal pada usia 19 atau 21 tahun. Siapkan rohani, pemikiran, dan fisik demi keberhasilan hidup," pungkas Ahmad.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



