Jakarta, Bimas Islam --- Live Talkshow Penyuluh Agama Islam #10 mengahdirkan dua Penyuluh Teladan Nasional Tahun 2018. Dalam webinar yang dihadiri 270 peserta ini, Penyuluh Teladan PNS dan non-PNS ini membagikan inspirasi bimbingan dan penyuluhan hingga mendapatkan juara.
"Programnya Titah Keluarga: Ikhtiar Pemberdayaan Keluarga Sakinah berbasis Majelis Taklim. Fokusnya adalah membangun ketahanan keluarga," ungkap Penyuluh Teladan Nasional Tahun 2018 kategori PNS, Ahmad Munir melalui pesan tertulis, Senin (11/10/21).
Penyuluh Agama dari Kabupaten Gunungkidul, DIY ini menambahkan, ketahanan keluarga ditopang oleh tiga faktor utama. "Ketahanan spiritual, sosial, dan finansial," tambahnya.
Selain itu, Ahmad juga menyampaikan pentingnya keunikan, inovasi, dan kemanfaatan dalam setiap bimbingan dan penyuluhan yang dilakukan para penyuluh.
Sementara itu, Juara 1 Penyuluh Teladan Tahun 2018 kategori non-PNS, Mukhlis Sanjaya berhasil menemukan inovasi metode membaca Al-Qur'an untuk masyarakat binaan.
"Namanya metode Takror Al-Manhajy untuk mengentaskan buta aksara Al-Qur'an," terang Mukhlis.
Talkshow ini dimoderatori oleh Juara 3 Nasional Tahun 2019 asal Jakarta Pusat, Siti Murdlijati Fauziah dan Dosen BPI Fidkom UIN Jakarta, Laili Prihatini sebagai Pemantik.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



