Jakarta, Bimas Islam — Booth Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama menarik lebih dari 1.300 pengunjung selama gelaran BSI International Expo 2025. Mengusung konsep edukatif dan interaktif, booth ini memperkenalkan berbagai program unggulan, antara lain penguatan keluarga sakinah, sertifikasi tanah wakaf, layanan Kantor Urusan Agama (KUA), serta edukasi zakat dan wakaf produktif.
“Booth ini sangat informatif. Saya jadi tahu kalau wakaf bisa dilakukan secara digital dan berdampak besar bagi masyarakat luas,” ujar Febri, pengunjung asal Tangerang, Minggu (30/6/2025).
Pengunjung lainnya, Nia Rahmawati dari Bekasi, mengaku tertarik dengan layanan KUA digital. “Saya sempat penasaran soal KUA digital. Ternyata sekarang urus nikah bisa dicek dan diproses secara online,” ujarnya.
Sementara itu, Ardiansyah, mahasiswa asal Jakarta Selatan, mengaku senang bisa berdiskusi mengenai zakat. “Alhamdulillah saya dapat Al-Qur’an. Ini saya juga dapat ilmu tentang zakat,” katanya antusias.
Selama expo berlangsung, Bimas Islam membagikan 200 mushaf Al-Qur’an terjemahan, 200 buku Yasin, serta 447 eksemplar enam judul buku. Pengunjung juga memperoleh merchandise seperti payung, kaus, dan botol minum.
Partisipasi Ditjen Bimas Islam dalam expo ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama untuk menjangkau lebih banyak kalangan, termasuk generasi muda dan pelaku ekonomi syariah.
Fn/Mr



