Jakarta, Bimas Islam -- Cegah dini perkawinan anak dan perceraian merupakan salah satu tujuan digelarnya program BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) oleh Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah.
Hal itu disampaikan Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Zainal Mustamin pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitator Bimbingan Remaja Usia Dini Angkatan III dan IV, Selasa (16/05/2023) di Jakarta.
"Sasaran BRUS adalah para remaja SMP-SMA, untuk mendorong remaja supaya memiliki pemahaman yang baik terkait dengan pendidikan keluarga yang harus diperkenalkan sejak dini. Untuk mencegah kawin anak dan perceraian," tuturnya.
Harmonisnya hubungan keluarga, imbuhnya, ditandai dengan kedewasaan anggota keluarga dalam menyikapi persoalan. Ia menyebut, keluarga yang harmonis akan memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Zainal menambahkan, BRUS juga merupakan upaya pemerintah melalui Kementerian Agama dalam percepatan penurunan angka stunting.
Kegiatan Bimtek Fasilitator BRUS Angkatan III dan IV ini digelar selama empat hari, Selasa-Jumat (16-19/05/2023). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah dalam memperkuat ketahanan keluarga dan menciptakan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Zainal, Bimtek BRUS ini merupakan tindakan kecil, namun berdampak besar bagi kemajuan bangsa. "Bimtek ini jadi tindakan kecil untuk dampak yang besar, kontribusi penting bagi kemajuan Indonesia," pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri sebanyak 106 peserta dari KUA (Kantor Urusan Agama) Revitalisasi seluruh Indonesia.
Msk/Mr



