Jakarta, Bimas Islam --- Bencana alam yang masih melanda Indonesia hingga saat ini, disertai bencana alam yang melanda beberapa wilayah di tanah air, harus semakin memperkuat hubungan sosial di masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk kembali memperkuat budaya saling bergotong royong sebagai ciri khas kehidupan masyarakat Indonesia, terlebih dalam situasi sulit seperti saat ini.
"Budaya tolong-menolong dan gotong royong perlu terus dipelihara dan diperkuat, terlebih di saat bencana sering terjadi. Ini tentu akan memperkuat kehidupan sosial di masyarakat," ungkap Fuad, pada Kamis (25/2).
Fuad mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial terhadap korban bencana alam maupun mereka yang terdampak wabah Covid-19 dengan memanfaatkan kehadiran sejumlah lembaga filantropi yang terpercaya.
"Kehadiran Lembaga Amil Zakat (LAZ) itu merepresentasikan kehadiran negara, dan juga merepresentasikan kehadiran dari umat Islam. Karena bagaimanapun umat Islam menitipkan dananya melalui lembaga tersebut, sehingga kehadiran BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dan LAZ di daerah itu sangat penting," imbuhnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk melakukan introspeksi (Muhasabah) dan berserah diri (Tawakal) sebagai umat beragama yang mempercayai bahwa bencana ini adalah takdir dari Sang Pencipta.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



