Jakarta, Bimas Islam -- Buka puasa bersama merupakan salah satu momen di bulan Ramadan yang dapat dimanfaatkan untuk merekatkan tali silaturahim. Karenanya, kegiatan tersebut mengandung nilai kebaikan.
Namun, yang marak terjadi, berbuka puasa membuat seseorang melupakan kewajiban salat magrib. Lantas, bagaimana Islam memandang hal tersebut?
Ketua Lajnah Falakiyah Nahdatul Ulama, KH. Sirril Wafa menjelaskan, melaksanakan buka puasa bersama namun meninggalkan salat magrib sama saja dengan menyia-nyiakan agamanya sendiri.
"Orang yang mengutamakan buka puasa bersama, yang notabene sunnah namun mengabaikan salat magrib yang hukumnya fardhu 'ain, maka orang seperti ini sesungguhnya telah terjebak dalam sikap menyia-nyiakan agama sendiri," tuturnya.
"Salat magrib adalah kewajiban, yang tidak bisa ditawar-tawar keberadaannya," ujar KH. Sirril.
Hal tersebut disampaikan KH. Sirril Wafi dalam Program Edukasi Syariah Ramadan Bimas Islam, Selasa (4/3/2023).
Msk/Mr



