Depok, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mendorong para aparatur sipil negara (ASN) mempunyai kompetensi teknis yang mumpuni agar tercipta tata kelola birokrasi yang lebih efektif dan efisien.
Hal ini disampaikan oleh Fuad saat membuka acara Bimbingan Teknis Penataan Aktual Kepegawaian yang dilaksanakan oleh Bagian Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum (OKH) Ditjen Bimas Islam secara virtual, bertempat di Hotel Bumi Wiyata, Depok, pada Senin (14/6).
"Jabatan yang berbasis keahlian dan keterampilan sangat dibutuhkan untuk mendukung kinerja birokrasi, khususnya di lingkungan Kementerian Agama," ujar Fuad di Jakarta.
Fuad menyatakan, penyederhanaan birokrasi semata-mata dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme para ASN dalam melakukan tugasnya, serta memberikan kontribusi maksimal kepada masyarakat dan umat beragama.
"Tentu di atas segalanya adalah mengedepankan integritas dalam melaksanakan tugas, mengembangkan sikap dan budaya baru, baik secara internal maupun berinteraksi dengan stakeholder lain di masyarakat," tutupnya.
Acara ini menghadirkan pembicara Asisten Deputi Manajemen Karir dan Talenta Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Aba Subagja, serta Analis Kebijakan Lembaga Administrasi Negara (LAN), Suwatin. Acara ini diikuti sebanyak 50 pegawai dari Ditjen Pendidikan Islam, Ditjen Bimas Kristen, Ditjen Bimas Katolik, Ditjen Bimas Hindu, Ditjen Bimas Buddha, serta Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



