Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Islam, Kamaruddin Amin secara resmi membuka Pembinaan Dewan Hakim Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) dan Musabaqah Hadis Cabang Tahfiz dan Tafsir Tingkat Nasional di Hotel Mercure, Jakarta Selatan, Rabu (15/9/21) sore.
Dalam arahannya di depan 70 Dewan Hakim dari 34 Provinsi, Dirjen berharap STQ Nasional ke-26 yang akan dihelat di Sofifi, Maluku Utara, 14-23 Oktober 2021 mendatang menjadi salah satu sebab berkah bagi bangsa Indonesia.
"Semoga STQ berkontribusi dalam mewujudkan berkah bagi Indonesia," katanya.
Dirjen melanjutkan, pelaksanaan STQ harus mengalami peningkatan setiap tahun. Tidak hanya dari segi teknis, Dirjen berharap STQ berkontribusi dalam mewujudkan kesalehan sosial bagi masyarakat Indonesia.
"STQ harus terus mengalami peningkatan kualitas. Tidak hanya dari sisi gebyar dan festival, tetapi mutu dan dampak dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama," tambahnya.
"STQ harus menjadi wasilah, sarana, dan instrumen untuk merefleksikan nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," lanjut Dirjen.
Nilai-nilai Al-Qur'an ini, lanjut Dirjen, diantaranya dalam bentuk cara beragama yang moderat dan damai. Menurutnya, hal ini telah menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
"Perilaku keberagamaan masyarakat Indonesia itu baik dan wasatiyah sehingga layak dijadikan rujukan bagi negara lain," tegas Dirjen dalam acara yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat ini.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



