Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (8/12/21) sore. Dalam sambutannya, Dirjen memberikan arahan agar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) terus mengalami peningkatan.
"MTQ ini momen monumental dan luar biasa yang harus kita jaga dan rawat serta tingkatkan mutunya. Jangan sampai ghirah dan semangat masyarakat Indonesia menurun," ungkap Dirjen.
MTQ di Indonesia yang diselenggarakan di berbagai level dari tingkat Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi, dan Nasional memiliki kekhasan. Menurut Dirjen, kondisi ini tidak dijumpai di negara lain.
"Tidak ada di mana pun di dunia ini yang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) secara masif dan semeriah serta sesemarak di Indonesia," tambah Dirjen.
Atas alasan tersebut, secara khusus Dirjen menyampaikan ungkapan syukur atas jasa para pendahulu Kemenag yang membuat MTQ menjadi musabaqah yang terlembagakan.
"Saya sangat bersyukur dan berbangga karena pendahulu kita membuat MTQ ini sehingga menjadi peristiwa keagamaan yang sangat penting," tambahnya.
Sebagai informasi, Rakornas LPTQ mengangkat tema Penguatan Sinergisitas LPTQ Nasional dan Daerah untuk Meningkatkan Pemahaman dan Pengamalan Nilai-nilai Al-Qur'an di Tengah Masyarakat. Hadir dalam Rakornas ini pengurus LPTQ dan perwakilan Kanwil Kemenag dari 34 provinsi. Rakornas dilangsungkan pada Rabu-Jumat, 8-10 Desember 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



