Jakarta, Bimas Islam -- Sabar dapat diartikan sebagai upaya menahan diri dari hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan Allah SWT. Bulan Ramadan merupakan salah satu momen yang perlu dimanfaatkan untuk melatih kesabaran.
Pengembang Tafsir Al-Qur'an, Zakrkasyi Afif menjelaskan, di bulan Ramadan, terdapat keutamaan dalam bersabar. Pertama mendapat ampunan. Kedua, mendapat rahmat. Ketiga, hidupnya selalu terbimbing mendapatkan hidayah dari Allah SWT.
"Orang-orang yang sabar mempunyai tiga keutamaan, yang pertama orang yang sabar mendapat ampunan dari Allah. Kedua orang sabar akan mendapatkan rahmat. Ketiga, hidupnya selalu terbimbing mendapatkan hidayah dari Allah," ujarnya.
Menurut Afid, Ramadan adalah bulan kesabaran, sebagaimana dikatakan Rasulullah.
"Bulan Ramadan adalah bulan kesabaran. Yang mensifati bulan Ramadan adalah bulan kesabaran ini yaitu Rasulullah, dalam satu hadis dijelaskan, 'Berpuasa (di) bulan kesabaran (Ramadan) dan (berpuasa) tiga hari dari tiap-tiap bulan adalah (seperti) puasa selama satu tahun'," jelasnya.
Ia juga menjelaskan, sabar di bulan Ramadan berarti menahan diri dari segala sesuatu yang dilarang agama, bahkan dari satu perbuatan yang pada bulan lain dihukumi mubah.
"Sabar artinya menahan kemudian mencegah dari hal-hal yang dilarang, bahkan dari hal-hal yang tadinya mubah, yang tadinya boleh menjadi tidak boleh," tuturnya.
Bulan Ramadan, imbuhnya, juga merupakan momen melatih diri untuk menahan amarah.
"Rasulullah menyatakan, kalau kamu sedang puasa kemudian diajak berkelahi oleh seseorang, bilang, mohon maaf saya puasa," pungkasnya.
Msk/Mr



