Tanggamus, Bimas Islam --- Bulan Ramadan dioptimalkan kaum Muslimin untuk memasifkan ajakan kebaikan kepada masyarakat. Begitu pula yang dilakukan Penyuluh Agam Islam Kemenag.
Beragam strategi dakwah ditempuh Penyuluh Agama Islam, salah satunya dengan memanfaatkan media sosial. Hal ini seperti dilakukan Penyuluh Agama Islam KUA Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Ratnawiyah. Tak ada satu hari pun terlewat selama Ramadan kecuali Ratna membuat konten dakwah di media sosial.
"Iya, alhamdulilah. Tiada hari tanpa membuat twibbon. Sehari dua kali untuk dua konten yang berbeda," ungkap Ratna melalui keterangan tertulis kepada bimasislam, Jumat (29/4/22).
Dua konten yang diproduksi wanita kelahiran Purwodadi, 2 Agustus 1975 ini seputar keutamaan salat Tarawih dan doa harian. Magister Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini merujuk pada kitab Durrotun Nashihin karya Syekh Utsman bin Hasan
Sejak awal mencoba, istri Agus Suparno ini sudah membuat lebih dari 150 twibbon. Dari keseluruhan karyanya itu sudah diakses lebih dari 45.000 kali.
"Meski hanya twibbon, semoga menjadi amal saleh untuk semua. Niatnya agar masyarakat terbiasa berdoa setiap hari dan bersemangat salat Tarawih karena mengetahui keutamaannya," pungkas Ratna.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Gemah Asri KUA Gedebage, Dirjen Bimas Islam Ajak Berubah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Bandung, Bimas Islam == Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terus mendorong percepatan transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik…



