Jakarta, Bimas Islam --- Sebanyak lebih dari 200 orang aparatur sipil negara (ASN) mengikuti tes usap PCR massal di Ruang Serbaguna Gedung Kementerian Agama, Jln MH Thamrin, Jakarta pada Kamis, (27/01).
Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar menyampaikan seluruh pegawai yang bekerja di lingkungan Ditjen Bimas Islam diwajibkan untuk mengikuti tes usap PCR. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pengawasan dan pencegahan apabila ditemukan pegawai yang terkena Covid-19.
"Seluruh pegawai harus ikut tes usap PCR ini. Baik PNS, PPNPN, maupun pegawai outsourcing," kata Fuad saat dihubungi tim pemberitaan bimasislam.
Fuad juga mengimbau kepada seluruh pegawai yang bekerja di lingkungan Ditjen Bimas Islam tetap waspada dengan penyebaran Omicron dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Waspadai lonjakan Covid-19, terutama akibat penyebaran varian Omicron yang mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Patuhi Protokol Kesehatan. Lindungi diri dan orang lain di sekitar kita,” ujarnya.
Sebagai informasi, berdasarkan data Satgas Covid-19 hingga Rabu kemarin (26/1/2022), kasus harian mengalami peningkatan yang cukup banyak, yaitu 7.010 kasus baru dalam sehari terakhir.
Untuk kasus Omicron (B.1.1.529), varian baru Covid-19 di Indonesia pada Rabu, 26 Januari 2022 telah mencapai 1.755 kasus, menurut data GISAID. GISAID mencatat, kasus Omicron di Indonesia mengalami tambahan 90 kasus dibanding hari sebelumnya. Saat ini, laporan yang ada mencatat kasus di Indonesia tumbuh 100,11 persen dalam waktu seminggu.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



