Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar menyatakan, perlu adanya sinergi antarlembaga dalam mengantisipasi potensi penyelewengan dana kemanusiaan. Hal ini disampaikan Fuad dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Forum Konsultatif bersama perwakilan Kemensos, BAZNAS, BWI, BNPT, dan PPATK di Jakarta, Jumat (8/7/2022).
"Sebagai representasi dari pemerintah, perlu adanya sinergi antarlembaga dalam melindungi hak-hak dan sifat kedermawanan masyarakat, serta melakukan mitigasi terhadap adanya potensi pelanggaran," ujar Fuad.
Fuad menyatakan, dalam persoalan pengelolaan dana kemanusiaan, baik yang dihimpun oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) maupun Lembaga filantropi lainnya, harus memenuhi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan integritas.
"Pengelolaan dana kemanusiaan ini ibarat memakai pakaian putih. Sedikit saja terkena noda, maka bekasnya akan sulit hilang," tegasnya.
Fuad berharap, upaya preventif untuk mencegah terjadinya penyelewengan dana kemanusiaan tidak hanya dilakukan ketika munculnya suatu kasus, namun dapat menjadi sebuah regulasi yang harus dipatuhi bersama.
"Sehingga kita perlu memperbanyak forum-forum diskusi untuk duduk bersama membahas hal ini agar menjadi sebuah regulasi yang komprehensif," tutupnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



