Yogyakarta, bimasislam --- Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DI Yogyakarta menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan dan Ketahanan Keluarga bagi Remaja. Kegiatan bertajuk "Pencegahan Kawin Anak" itu digelar untuk memberi pemahaman kepada remaja tentang pentingnya mempersiapkan masa depan keluarga.
Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin didaulat untuk membuka acara tersebut yang dihelat di Hotel Abadi, Yogyakarta, Selasa, (11/12).
Dalam sambutannya, Dirjen berpesan bahwa remaja sebagai penerus bangsa, perlu mendapat pemahaman akan pentingnya mewujudkan keluarga bahagia dan sejahtera, atau dikenal dengan istilah sakinah mawaddah warahmah.
Pada kesempatan itu Dirjen mengingatkan generasi muda untuk terus mengejar prestasi dan tidak menikah dahulu. "Hal ini penting untuk menghindari terjadinya perkawinan anak, serta menguatkan ketahanan keluarga," katanya.
Dirjen mengingatkan, saat ini masyarakat tengan dihadapkan pada persoalan perceraian. "Setiap jam ada 40 pasang yang bercerai dan usia pernikahan yang rentan perceraian adalah dibawah lima tahun," urai Dirjen.
Perceraian tersebut, imbuhnya, dikarenakan pondasi perkawinan yang lemah. "Oleh sebab itu, penting untuk menikah di usia matang. Ketahanan negara berawal dari ketahanan keluarga," tegas Dirjen.
Kegiatan Bimbingan Perkawinan dan Ketahanan Keluarga bagi Remaja ini dihadiri 100 pelajar yang terdiri dari 35 siswa MA, 45 siswa SMA, dan 20 siswa SMK Negeri/Swasta di seluruh Yogyakarta.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar Yogyakarta juga mendeklarasikan komitmen mereka untuk bersungguh-sungguh menuntut ilmu, menaati norma agama, menolak paham komunisme, sekularisme, radikalisme dan terorisme, tidak melakukan nikah di usia muda, menghindari pergaulan bebas dan seks pranikah.
Penulis : nhkurniawan
Editor : sigit
Foto : bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



