Cilacap, Bimas Islam --- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sampang, Atful Munawar menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan stunting. Hal ini disampaikan Atful saat menghadiri Lokakarya Kecamatan Sampang.
“Mencegah stunting tidak bisa dilakukan satu instansi atau lembaga tertentu saja, harus kolaborasi dan saling mendukung sesuai tupoksi dari masing-masing lembaga,” kata Atful dalam keterangannya, Rabu (7/9/2022).
Atful mencontohkan, KUA berfungsi memberikan edukasi dan menyosialisasikan bahaya stunting kepada para calon pengantin. Selain itu, kata dia, KUA juga mengedukasi melalui bimbingan perkawinan, majelis taklim, pelajar SMA, hingga majelis akad nikah.
Melalui kolaborasi lintas sektor, dia berharap, tidak ada generasi stunting di masa mendatang. Sebab, menurutnya, agama sudah mengajarkan umatnya untuk menurunkan generasi yang berkualitas, sehat, dan kuat.
“Dengan sinergi langkah ini diharapkan bisa menciptakan generasi masa depan yang berkualitas, sehat lahir dan batin. Hal ini sesuai dengan ajaran agama yang mengajarkan kepada kita untuk menurunkan generasi yang kuat, bukan generasi yang lemah,” katanya.
Hadir pada kesempatan itu, Sekcam Sampang, Kapolsek Sampang, perwakilan Koramil, Koordinator Penyuluh Pertanian, Kepala Puskesmas Sampang beserta petugas gizi, Kasi Kesra Kecamatan Sampang, serta Koordinator Keluarga Berencana.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



