Sofifi, Bimas Islam --- Sofifi, Maluku Utara (Malut) bersiap memasuki senja saat pelaksanaan Pawai Ta'aruf Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Nasional ke-26, Jumat (15/10/21). Di sebuah panggung di dekat Tugu 99, Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba maju ke mimbar dengan langkah khasnya, pelan namun pasti.
Dengan nada bicara yang bertenaga, Gubernur yang selalu dipanggil ustaz dan kiai oleh rakyat yang dia pimpin ini meluapkan kalimat yang bermakna ungkapan keharuan.
"Hari ini, di sebuah desa yang sepertinya tidak pantas untuk menjadi tuan rumah dalam event nasional. Tapi saya yakin, karena kebesaran Al-Qur'an kita memberanikan diri untuk bisa tampil meski di sebuah desa kecil di sebuah kecamatan di Kota Tidore," ungkap Gubernur, disambut tepuk tangan warga yang menyaksikannya.
Pemerintah Provinsi Malut, lanjut Gubernur, berani menjalankan amanah sebagai tuan rumah STQH Nasional ke-26 karena termotivasi dengan kemukjizatan Al-Qur'an.
"Kalau bukan karena kebesaran Al-Qur'an, daya dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Malut tidak akan berani melakukan event besar yang seharusnya dilakukan di provinsi besar, kota besar, yang fasilitasnya banyak dan lengkap," terangnya.
Pawai Ta'aruf STQH Nasional ke-26 ini, lanjut Gubernur, menjadi salah satu bukti kesungguhan seluruh warga dan jajaran pemerintahan di Malut. "Sore ini, Allah menjadi saksi, Al-Qur'an menjadi saksi, Pawai Ta'aruf sore ini membuktikan bahwa rakyat Maluku Utara terutama warga Sofifi layak menjadi tuan rumah," tambahnya.
Cerahnya suasana jelang pelaksanaan STQH Nasional ke-26 ini, tambah Gubernur, juga diharapkan menjadi tanda kebaikan. Pasalnya, hari-hari di Sofifi biasanya diliputi hujan bahkan banjir.
"Hampir tidak ada waktu kecuali hujan dan banjir di Sofifi. Alhamdulillah belum 10 hari terakhir, langit menjadi cerah. Langit tahu bahwa kita akan menyelenggarakan STQH Nasional ini," pungkas Gubernur disambut tepuk tangan warga.
Hadir dalam Pawai Ta'aruf ini, Wakil Gubernur Malut, Al-Yasin Ali; Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin; Direktur Penerangan Agama Islam, Syamsul Bahri dan perwakilan pejabat dari 34 provinsi dan 34 Kanwil Kemenag.
Acara Pawai Ta'aruf dimeriahkan dengan pameran alat peraga masing-masing provinsi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



