Jakarta, Bimas Islam --- Talkshow Penyuluh Agama #9 yang digagas Tim Enam Penyuluh Agama Islam Jabodetabek menghadirkan salah satu juri pada Kompetisi Penyuluh Agama Islam Teladan dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Jakarta, Cecep Hilman Widyaiswara. Cecep memaparkan empat indikator yang harus dimiliki para Penyuluh Teladan.
"Keluhuran akhlak, kualitas diri, terampil dalam menyampaikan materi, dan spiritualitas yang mendalam," ungkap Cecep melalui pesan tertulis yang diterima bimasislam, Senin (4/10/21).
Cecep menambahkan, Penyuluh memang diharapkan memberikan pengabdian tulus lantaran setiap hari bersentuhan dengan masyarakat dalam kerja pembimbingan dan penyuluhan.
Dalam talkshow yang dihadiri sekitar 260 peserta dari seluruh Indonesia ini, dihadirkan pula Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Berau, Syarifudin. Pria ini merupakan Juara 1 Kompetisi Penyuluh Teladan Tahun 2017.
"Saya berdayakan mualaf dengan memberikan simpati melalui program pendampingan sampai tuntas. Dalam pendampingan tersebut, saya buat target agar ada hasil yang akan dicapai dalam 1-3 bulan," terangnya.
Kepada para peserta talkshow yang sebagian besar merupakan Penyuluh Agama Islam Kemenag, Syarifuddin yang profilnya pernah dimuat dalam buku Bimas Islam Mengabdi ini membeberkan tiga rahasia hingga dirinya terpilih sebagai Penyuluh Teladan.
"Tentu karena takdir dan rida Allah. Untuk kiatnya ada tiga, yaitu niat, sempurnakan usaha, dan ikuti aturan lomba," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



