Pasaman Barat, Bimas Islam --- Salah satu penerima bantuan rehabilitasi masjid dan musala dari Kemenag, Afrizal mengaku bersyukur mendapatkan perhatian Pemerintah. Menurutnya, bantuan untuk renovasi masjid yang hancur akibat gempa amat diperlukan.
Afrizal merupakan pengurus Masjid Al Mukhlisin, Dusun Sungai Abu, Desa Aua Kuniang, Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar). Masjid tersebut mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa berkekuatan 6,1 skala richter yang mengguncang wilayah Pasaman Barat dan Pasaman, akhir Februari lalu.
"Kami sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih bisa menjadi salah satu penerima bantuan dari Kemenag untuk renovasi masjid," ujar Afrizal usai mengisi kelengkapan administrasi penerima bantuan di Kantor Kemenag Pasaman Barat, Kamis (14/4).
Dia mengatakan, Masjid Al Mukhlisin merupakan satu-satunya masjid yang berada di Desa Aua Kuniang. Sesuai rencana, pria yang juga menjadi kepala proyek pembangunan ulang Masjid Al Mukhlisin ini mengaku sedang mengumpulkan anggaran agar masjid tersebut bisa berdiri seperti semula.
"Bantuan ini sangat kami perlukan untuk merenovasi masjid di kampung kami. Apalagi di sana hanya ada satu masjid saja. Rencanya kami akan menggunakan bantuan masjid dari Kemenag ini untuk merenovasi total bangunan masjid," katanya.
Menurut Afrizal, Masjid Al Mukhlisin cukup rutin dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk acara keagamaan, misalnya tempat belajar membaca Al-Qur'an bagi anak-anak setempat, pengajian rutin pekanan, salat lima waktu, salat Jumat, hingga pelaksanaan Salat Idul Fitri, dan lokasi penyembelihan hewan kurban.
"Ketika masjid kami terkena dampak daripada gempa pada 25 Februari lalu, kegiatan-kegiatan keagamaan hampir 100 persen berhenti. Apalagi saat ini sedang di bulan Ramadan. Untuk itu, kami membentuk masjid darurat untuk kegiatan di bulan Ramadan, salah satunya salat tarawih," jelasnya.
Masjid Al Mukhlisin yang terletak di Dusun Sungai Abu, Desa Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat ini dibangun pada tahun 1960-an. Masjid yang memiliki daya tampung hingga 1.000 jemaah ini sudah mengalami tiga kali perluasan sebelum akhirnya ambruk diguncang gempa.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



