Jakarta, Bimas Islam --- Kasubdit Bina Kepenghuluan Kemenag, Anwar Sa'adi menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi bagi para penghulu. Menurutnya, penghulu secara langsung mencitrakan wajah layanan pemerintah.
"Kalau penghulu memberikan layanan prima secara teknis dan mampu memberikan citra pelayanan yang baik pasti berdampak pada citra positif Kemenag," ungkap Anwar usai pembukaan Fasilitasi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) di Hotel Millennium, Jakarta, Senin (28/3/22) malam.
Anwar menyebut, APRI sebagai organisasi yang menaungi para penghulu juga diharapkan terus melakukan edukasi. Apalagi, tambahnya, penghulu merupakan salah satu unsur penting KUA yang menampilkan wajah layanan Kemenag di tingkat kecamatan.
"APRI diharapkan terus melakukan edukasi pengembangan profesi penghulu. Penghulu merupakan unsur penting KUA yang langsung melakukan pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.
Peningkatan kapasitas penghulu, tambah Anwar, merupakan bagian dari tuntutan zaman. Pasalnya, masyarakat yang dilayani juga mengalami perkembangan.
"Penghulu kita harapkan terus menerus melakukan pengembangan diri, capacity building, dan wawasan pelayanan. Kalau penghulu statis maka dia akan ketinggalan zaman," harapnya.
"Rakornas ini baik untuk para penghulu guna merumuskan konsep pengembangan diri dan profesionalisme untuk memberikan layanan publik yang baik kepada masyarakat," pungkas Anwar.
Hadir dalam pembukaan Rakornas ini, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag, M. Adib, Kepala Seksi Bina Kepenghuluan Wilayah I, Insan Khoirul Qolbi, dan Subkoordinator Bina Kepenghuluan Wilayah III, Ari Pujiatno.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



