Bogor, Bimas Islam --- Staf Khusus Menteri Agama Bidang Ukhuwah Islamiyah, Hubungan Organisasi Kemasyarakatan dan Sosial Keagamaan, dan Moderasi Beragama, Ishfah Abidal Aziz memaparkan empat indikator keberhasilan Moderasi Beragama yang merupakan program prioritas Kemenag.
"Indikator pertama untuk mengukur keberhasilan Moderasi Beragama adalah meningkatnya komitmen kebangsaan berupa penerimaan prinsip berbangsa sesuai dengan konstitusi," ungkap pria yang akrab disapa Gus Alex ini saat menyampaikan arahan pada Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam Berbingkai Moderasi secara virtual, Kamis (2/9/21).
Dalam kegiatan yang diikuti 40 peserta ini, Gus Alex menambahkan, toleransi menjadi indikator kedua dalam mengukur keberhasilan Moderasi Beragama. Katanya, toleransi bisa terwujud dengan adanya 3 sikap.
"Tidak mungkin kita meningkatkan toleransi kecuali dengan 3 faktor, moderat (tawasuth) seimbang (tawazun), tegak lurus (i'tidal)," tambahnya.
"Indikator ketiga untuk mengukur keberhasilan Moderasi Beragama adalah anti kekerasan baik secara verbal maupun fisik," sambung Alex.
Sedangkan indikator keempat untuk mengukur keberhasilan Moderasi Beragama adalah sikap yang baik dalam menerima tradisi dengan tidak mempertentangkannya dengan hukum agama.
"Penerimaan dalam menerima tradisi. Ramah menerima tradisi sejauh tidak bertentangan dengan ajaran agama," pungkas Gus Alex.
Sebagai informasi, Coaching Clinic ini diikuti oleh 20 peserta dari Penyuluh Agama Islam (PAI) Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, dan 20 peserta dari Ditjen Bimas Islam. Acara dilangsungkan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Acara ini diselenggarakan oleh Subdit Kepustakaan Islam Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Ditjen Bimas Islam.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Tuntaskan Persoalan Ruislag Tanah Wakaf Terdampak Tol dan Normalisasi Sungai di Semarang
Semarang, Bimas Islam — Kementerian Agama membenahi persoalan tukar-menukar (ruislag) tanah wakaf yang terdampak pembangunan Jalan Tol Semarang–Batang dan…



