Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin mengapresiasi para peserta yang terpilih sebagai calon penulis naskah khotbah Jumat karena telah mengikuti seluruh rangkaian seleksi.
Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan Coaching Clinic Penulisan Naskah Khotbah Jumat yang digelar di Jakarta, Selasa (9/5/2023).
“Apresiasi ini sangat layak diberikan kepada para peserta yang lolos karena telah mengikuti secara maksimal seluruh rangkaian seleksi ini. Naskah yang kemudian ditulis akan diterbitkan oleh Kementerian Agama dan disebar ke seluruh masjid-masjid se-Indonesia sebagai rujukan untuk dibaca para khatib,” terangnya.
Menurut Kamaruddin Amin, masjid saat ini menjadi sumber literasi keagamaan bagi masyarakat. Olehnya itu, Kemenag akan memfasilitasi masyarakat dengan naskah khotbah Jumat yang berkualitas.
“Masyarakat kita sebagian besar itu mengetahui konten-konten agama melalui masjid. Karena di masjid-masjid terdapat kajian-kajian dan juga ada majelis taklim yang rutin berkegiatan. Karenanya, upaya kita adalah menyiapkan dan memfasilitasi masyarakat dengan konten keislaman yang berkualitas, salah satunya naskah khotbah Jumat ini. Naskah tersebut tentunya akan dibaca oleh masyarakat manakala naskah yang dibuat itu berkualitas,” tandasnya.
Lebih lanjut diterangkan Kamaruddin Amin, Indonesia memiliki karakter yang beragam dan cara pandang beragama yang berbeda. Untuk itu, naskah yang dibuat juga harus beragam.
“Tema-tema yang kita tentukan bervariasi. Tidak hanya berbicara perihal syariah ataupun akidah, tapi juga berbicara tentang kemasyarakatan, berbicara tentang sosial keagamaan, pembangunan, dan lain-lain. Olehnya itu, isunya harus kuat, dan kontennya harus bisa menjawab tantangan zaman,” pungkasnya.
Wcp/Sk



