Aceh Utara, Bimas Islam -- Dalam beberapa hari terakhir, kasus Covid-19 mengalami peningkatan. Merespons fakta tersebut, Penyuluh Agama Islam di Aceh Utara terus melalukan sosialisasi agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan (Prokes) 5M.
"Iya, kasus Covid-19 terus naik. Kita terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Agar mudah dipahami masyarakat, kita gunakan rebana. Lagu Bungong Jeumpa kita tambahkan liriknya dengan salawat Li Khomsatun dan ajakan patuhi Prokes 5M," ungkap Penyuluh Aceh Utara, Muhammad Romli di Aceh Utara melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Senin (14/6/21).
Menurut Romli, terobosan ini merupakan hasil perenungan atas fenomena abainya oknum masyarakat terhadap Prokes. Menurutnya, masyarakat yang abai baru sadar ketika terjangkit Covid-19.
"Tentu kita sosialisasikan dua hal. Pertama doa, kedua ikhtiar. Prokes 5M ini bentuk ikhtiarnya. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas," tambahnya.
Selain melakukan sosialisasi di berbagai majelis taklim dan masjid atau musala, Romli juga menggunakan media sosial agar pesannya sampai kepada masyarakat.
"Kita kumpulkan binaan dari kalangan remaja. Kita siapkan alat rebananya. Kita rekam dengan alat seadanya, lalu kita unggah di media sosial," terangnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



