Muaro Jambi, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) di Jambi terus menggencarkan bimbingan dan penyuluhan di bulan suci Ramadan. Bimbingan yang semula dilakukan secara daring, perlahan dilakukan secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Pekan ini baru mulai kegiatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) khusus wanita. Selama pandemi kita lakukan bimbingan dan penyuluhan secara daring. Peserta antusias. Kegiatan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan," ungkap PAI, Suhartinah di Kabupaten Muaro Jambi kepada Bimas Islam, Senin (26/4/21).
Suhartinah merasa terpanggil melakukan penyuluhan kepada warga binaan. Perempuan yang menjadi penyuluh sejak tahun 2001 ini mengaku senang saat memberikan bimbingan.
"Saya merasa terpanggil. Mereka melakukan kesalahan bukan kehendak sendiri, tapi karena berbagai faktor. Mereka tidak memiliki sosok yang mengingatkan atau membimbing. Saya terpanggil untuk melaksanakan bimbingan dan penyuluhan di Lapas," tambahnya.
Suhartinah menambahkan, para warga binaan terjerat kasus narkoba, penipuan, penjualan anak di bawah umur, dan kasus lainnya. Dia berharap, warga binaan mampu mempertahankan hidayah yang didapat selama di Lapas.
"Sebenarnya mereka baik dan mudah diarahkan, apalagi masalah ibadah. Semoga setelah mereka keluar dari Lapas bisa lebih baik dan tidak mengulangi perbuatan yang salah dan terus menjalankan ibadah dan mengamalkan ilmu yang telah didapatkan selama bimbingan," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



