Bengkulu, Bimas Islam --- Dakwah sebagai perbuatan mulia tidak terbatas pada ceramah. Dakwah dilakukan di berbagai tempat dengan tujuan mengajak sebanyak mungkin umat manusia kembali beribadah kepada Tuhan Semesta Alam.
Spirit inilah yang dijiwai Elly Agustina, Penyuluh Agama Islam KUA Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Berbekal semangat mengabdi, Elly menginisiasi tempat belajar murah bahkan gratis bagi masyarakat tak mampu di sekitar pasar.
"Kita berupaya memberikan solusi dan menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan dengan mendirikan tempat belajar berbasis agama bagi anak-anak kurang mampu di sekitar pasar," ungkap Elly kepada bimasislam, Kamis (12/5/22).
Dalam memberikan pendidikan agama kepada anak-anak pasar, Elly menggunakan pendekatan Tobat (Touch Brain Strategy). Melalui pendekatan ini, Elly memberikan berbagai pengalaman spiritual kepada anak-anak.
"Berbagai pengalaman spiritual yang dirasakan anak saat kecil insyaallah akan menjadi filter bagi dirinya untuk menentukan sikap di kemudian hari," tambahnya.
Meski gedung tempat belajarnya tak layak disebut representatif, Elly mengaku tetap optimis. Elly yakin, anak-anak yang dididik dengan tepat kelak akan menjadi insan yang penuh manfaat.
"Anak-anak inilah yang akan meningkatkan harkat dan derajat orang tuanya di masa depan. Insyaallah mereka akan menjadi orang yang tidak hanya sukses di dunia tetapi sukses pula dengan kehidupan akhiratnya," harap Elly.
Dakwah ramah meski tak banyak kata yang dilakukan Elly tak hanya menghasilkan generasi lebih baik. Inovasi bimbingan dan penyuluhan ini berhasil mengantarkan Elly meraih Juara 1 Kompetisi Penyuluh Agama Islam tingkat Nasional kategori PNS tahun 2021.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



