Kendari, Bimas Islam --- Dakwah sebagai aktivitas mengajak pada kebaikan kerap kali dipersempitkan maknanya hanya untuk ustaz atau pemuka agama. Padahal, dakwah bisa dilakukan oleh siapa pun kepada siapa pun selama konten yang disampaikan adalah kebaikan, mengajak manusia untuk beribadah kepada Tuhan.
Spirit inilah yang bisa ditemukan dalam film religi Doa yang Tersirat. Dalam film berdurasi 9 menit 33 detik ini, pemeran utama Randa melaksanakan dakwah saat menjadi sopir ojek _online_ (Ojol).
"Kalau dakwah atau syiar Islam dilakukan seorang ustaz sudah terbiasa. Sehingga kami memutuskan membuat cerita syiar Islam yang dilakukan seorang driver Ojol," ungkap Sutradara film religi Doa yang Tersirat, Dedeng saat ditemui di Kendari, Sabtu (20/8/22).
Sopir Ojol dalam film yang menjadi Juara 2 Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) Tingkat Nasional Tahun 2022 ini bernama Randa. Randa diam-diam mendoakan pelanggannya, Icha. Icha merupakan wanita pekerja malam yang kerap menerima BO (Booking Online).
"Melalui film ini kita ingin menyiarkan Islam dengan cara yang berbeda. Siapa pun bisa berdakwah dengan caranya, tidak mesti menjadi ustaz," tambah Guru Kelas 4 SD Negeri Lalowata, Kecamatan Latoma, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) ini.
Dengan sentuhan doa dan kebaikan tanpa menggurui yang dilakukan Randa, Icha akhirnya mendapatkan hidayah. Ia meninggalkan pekerjaannya dan menjadi aktif dalam berbagai kegiatan sosial serta mencari pekerjaan yang lebih baik.
"Kami berharap film Doa yang Tersirat bisa menginspirasi banyak orang. Kita berupaya menampilkan dakwah yang tanpa menggurui dan tidak memaksa. Kita mengajak penonton dalam kebaikan, merasakan sendiri nikmatnya kebaikan kemudian menyimpulkan dan mengikutinya," tandas pria berusia 36 tahun ini.
Sebagai informasi, KFPI dilaksanakan Direktorat Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag. Kompetisi ini dilaksanakan di tingkat provinsi dan nasional. Bertindak sebagai Ketua Dewan Juri KFPI Nasional, Christine Hakim.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



