Bandung, Bimasislam—Sebuah masjid yang berlokasi di rest area tol Cipularang arah Jakarta menarik perhatian pengendara. Selain luasnya yang mampu menampung hingga 2000 jamaah, hal lain yang menarik perhatian adalah desain masjid yang dibuat sangat futurisktik.
Masjid tersebut diberi nama Masjid al-Safar, yang merupakan masjid terluas di lokasi rest area se-Indonesia. Masjid tersebut adalah karya arsitek yang juga menjabat Walikota Bandung, Ridwan Kamil.
Berbeda dengan kebanyakan masjid lain di tanah air, desain masjid al-Safar diinspirasi dari kearifan lokal masyarakat Sunda. Jika dilihat dari atas, bentuknya yang asimetris merupakan penggambaran dari kain iket yang biasa dikenakan masyarakat Sunda. Selain itu, bentuk asimetris ini juga menggambarkan bentuk permata untuk menarik perhatian pengendara, untuk mampir ke masjid.
Sejumlah pengunjung yang dtemui bimasislam mengaku terkesan dengan arsitektural masjid tersebut. Abdul, mengaku senang bisa mampir ke masjid yang dibangun tanpa tiang itu. “Bentuk dan warnanya intagrammable’ banget”, ujarnya.
Masjid yang dibangun dengan dana sekitar 10 milyar rupiah itu didominasi warna abu-abu-abu kebiruan. Sementara pada bagian interior, suasana modern, megah dan khidmat amat terasa berkat sentuhan arsitektural yang memadukan bentuk geometris yang saling bersusun.
Jika Anda melintas dari arah Bandung menuju Jakarta, silakan mampir dan merasakan suasana berbeda di Masjid al-Safar, KM 88 Tol Cipularang
(sigit-bowo/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



