Jakarta, Bimas Islam --- Selama lima tahun terakhir, Kementerian Agama menemukan aliran-aliran paham keagamaan dan konflik sosial kerapkali masih terjadi dan menjadi fenomena di tengah masyarakat di Indonesia.
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Moh. Agus Salim mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai langkah, salah satunya dengan mitigasi dan deteksi dini, dengan menggunakan sistem yang namanya Early Warning System.
“Selain sebagai sistem peringatan dini, sistem ini berfungsi mengevaluasi langkah, dan strategi untuk mengoptimalkan peran Kemenag dalam melakukan mitigasi dini atas resiko konflik sosial di masyarakat,” tutur Agus di Jakarta, Senin (24/5).
Menurut Agus ada tiga level eskalasi konflik yang dapat dideteksi melalui sistem tersebut. Pertama, level beda, yaitu belum terjadi konflik namun sudah mulai ada ketidakpuasan sebagian masyarakat terhadap keberadaan suatu paham yang berbeda.
”Kedua, level tegang, yaitu level di mana sudah ada ketegangan karena adanya ujaran kebencian terhadap paham keagamaan tertentu si suatu wilayah,” papar Agus.
Dan ketiga, lanjutnya, yaitu level konflik, pada level ini sudah mulai ada kekerasan terhadap suatu paham keagamaan atau sudah mulai merusak benda, barang, dan bangunan.
Selain dengan mitigasi dan deteksi dini, pihaknya juga secara proaktif melakukan berbagai langkah penanganan dengan antara lain sosialisasi pentingnya menjaga kemerdekaan beragama dan berkeyakinan dengan tidak melakukan penodaan agama.
“Dan kami juga mendorong serta memfasilitasi tokoh-tokoh agama agar melakukan pembinaan terhadap umatnya secara intens dan simultan, serta memberikan pemahaman dan pencegahan dini agar masyarakat tidak menggunakan cara-cara kekerasan dalam menangani berbagai permasalahan paham keagamaan,” pungkasnya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



