Banjarmasin, Bimas Islam --- Dewan Juri Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Ahmad Barjie B mendorong peserta KFPI yang sebagian besar merupakan generasi milenial untuk terus meningkatkan literasi. Hal ini disampaikan Barjie jelang pengumuman pemenang KFPI Kalsel di Hotel Roditha, Kota Banjarmasin, Selasa (21/6/22).
"Film karya ananda sekalian merupakan capaian yang luar biasa. Namun jangan berpuas diri, terus lakukan pengembangan dengan senantiasa meningkatkan literasi," katanya.
Barjie yang sudah menulis 31 buku tentang budaya Banjar dan biografi ulama Banjar ini menambahkan, kekayaan literasi merupakan bahan bakar utama dalam mengembangkan kreativitas.
"Semakin banyak ananda membaca dan berdiskusi maka semakin banyak ide yang dihasilkan. Banyak hal yang bisa direnungkan dan dikembangkan menjadi sebuah karya, termasuk film," terangnya.
Senada dengan Barjie, Dewan Juri dari Akademisi, Agus Salim mengingatkan pentingnya membaca sebagai upaya menajamkan kreativitas. "Terus membaca buku, majalah, berita, atau bahan bacaan lainnya. Selain memperkaya wawasan, membaca juga menajamkan daya pikir dan kreativitas," terang Agus.
KFPI Kalsel diikuti 16 peserta dengan melibatkan 6 dewan juri pusat dan daerah. Sebanyak 3 pemenang berhak mengikuti KFPI Tingkat Nasional yang akan digelar pada Agustus 2022.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



