Manado, Bimas Islam --- Kepala Subdirektorat Kemitraan Umat Islam Ditjen Bimas Islam, Ali Sibromalisi bertindak sebagai salah satu Dewan Juri Pusat untuk Lomba Film Pendek Animasi Islami Tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Ali menyatakan, film animasi islami merupakan cara dakwah yang mencerahkan masyarakat.
"Terkadang cara dakwah lebih penting dari isi atau kontennya. Film animasi islami sebagai cara dakwah berpeluang besar mencerahkan masyarakat," ungkap Ali di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Kota Manado, Jumat (2/7/21).
Sementara itu, Ketua Panitia Provinsi Hamka Dodo menyatakan, film animasi islami merupakan strategi mengajak generasi milenial untuk berdakwah dengan memanfaatkan kearifan lokal.
"Lomba Film Pendek Animasi Islami merupakan upaya meningkatkan kesadaran generasi milenial dalam menyebarluaskan seni budaya Islam kepada masyarakat dengan cara mudah dan menyenangkan tanpa harus menggurui," ungkap Hamka.
Lomba ini merupakan program kerja Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag. Dewan Juri pada lomba ini terdiri dari enam orang dari pusat dan provinsi. Dewan Juri berasal dari Kemenag Pusat dan Provinsi, budayawan, akademisi, praktisi media, dan praktisi digital.
Berikut pemenang Lomba Film Pendek Animasi Islami Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2021. Juara 1, 2, dan 3 berhak mengikuti lomba di tingkat Nasional.
Juara 1: Arsad Kapiso, Kotamobagu (Keajaiban Sedekah)
Juara 2: Anwar Panjan, Manado (Sadar Ibadah)
Juara 3: Fathur Rahman, Manado (Sadar Ibadah)
Harapan 1: M. Ikhsan Makalalag, Kotamobagu (Mototompia'an)
Harapan 2: Windra Kukus, Kotamobagu (Sadar Gaul)
Harapan 3: Lilianti Kaawoan, Kotamobagu (Untuk Bumi)
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



