Pesisir Selatan, Bimas Islam --- Wajah Dewi (50) seolah tak percaya saat melihat rumahnya mulai dibongkar untuk dibenahi beberapa waktu lalu. Janda 4 anak ini pun tak kuasa menahan bulir air mata melihat proses demi proses pelaksanaan Bedah Rumah yang merupakan program inovasi KUA IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
"Awalnya enggak percaya. Setelah jadi, alhamdulillah sangat senang," ungkap Dewi.
Layak Terima Bantuan
Dihubungi terpisah, Kepala KUA IV Jurai menjelaskan alasan dipilihnya Dewi sebagai penerima program Bedah Rumah. Dewi yang suaminya meninggal beberapa waktu lalu dinilai paling layak menerima bantuan dari KUA IV Jurai.
"Rumahnya sangat tidak layak huni. Beliau 50 tahun, anaknya 4. Anak pertama disabilitas karena jatuh dari pohon. Semua anak putus sekolah," ungkap Betriadi kepada bimasislam, Rabu (12/1/22).
Betriadi menambahkan, program Bedah Rumah ini mendapatkan dukungan dari masyarakat, Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, Polsek, dan Koramil.
"Alhamdulilah semua kompak. Donasi mengalir berupa uang dan bahan bangunan. Total donasi uang sebesar Rp Rp 14.531.000,-" tambahnya.
Rumah Dibedah, Penghuni Dibina
Program inovasi yang dicetuskan untuk mensyukuri Hari Amal Bhakti (HAB) ke-76 Kemenag ini, lanjut Betriadi, tidak hanya menyasar bangunan rumah. KUA IV Jurai juga berkomitmen membina penghuni rumah dengan pemahaman keagamaan.
"Tidak berhenti setelah rumah jadi, tapi kita lanjutkan pada pembinaan. Dengan melibatkan Penghulu dan Penyuluh Agama Islam, kita akan memberikan pembinaan mental, spiritual, dan motivasi kepada pemilik rumah dan masyarakat sekitar," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



