Jakarta, Bimas Islam --- Dewi Yukha Nida, peraih juara I Musabaqah Hifzil Qur'an (MHQ) 30 Juz di Kazan, Tatarstan, Rusia pada ajang The Holy Quran Recitation Competition Kazan OIC Youth Capital 2022 berharap santrinya di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Kedungbajul, Trenggalek, Jawa Timur bisa menjadi juara perhelatan MTQ nasional dan internasional seperti dirinya.
“Target saya sekarang ingin punya santri yang menjuarai MTQ tingkat nasional dan internasional,” katanya kepada bimasislam, Senin (23/5).
Hafizah asal Trenggalek yang sehari-hari memberikan ilmu Qur’an kepada 170 santri di Bahrul Ulum ini ingin para santrinya juga dapat mengaplikasikan ilmu Qur’annya di kehidupan sehari-hari.
“Saya ingin ilmu yang didapat para santri bisa bermanfaat di tengah masyarakat dan meningkatkan kedekatan masyarakat Trenggalek dengan Al-Qur’an,” ujarnya.
Nida mengatakan, dirinya selalu menekankan kepada santrinya untuk menjadi penghafal Quran harus memperhatikan tajwid dan membaca dengan tartil.
“Jangan saat menghafal hanya mengejar setoran tetapi juga perhatikan tajwid dan membaca dengan tartil,” tutupnya.
Sebagai informasi, Dewi Yukha Nida pernah Juara I MHQ Tafsir Bahasa Arab Tingkat Nasional di Padang, Sumatera Barat tahun 2020, Juara I Cabang MHQ 20 Juz tingkat Nasional MHQ Kedutaan Arab Saudi di Jakarta tahun 2019, Juara I Cabang MHQ 30 Juz Putri MTQ tingkat Nasional di Medan, Sumatera Utara tahun
2018, dan Juara II Cabang MHQ 30 Juz Putri MTQ tingkat Nasional di Nusa Tenggara Barat tahun 2016.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



