Jakarta, Bimas Islam --- Sekitar awal Juli 2021, angka kematian di Jakarta akibat wabah Covid-19 mengalami lonjakan yang cukup drastis sehingga petugas tenaga kesehatan kewalahan untuk menangani hal tersebut. Merespons hal tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Ciracas, Jakarta Timur berinisiatif untuk menyiapkan petugas pemulasaraan jenazah Covid-19.
Kepala KUA Ciracas, Abdul Latif mengungkapkan, saat kasus kematian akibat Covid-19 melonjak naik, ada beberapa petugas dari Kecamatan dan Kelurahan meminta bantuan kepada mereka untuk mengurus pemulasaraan jenazah.
"Jadi karena personilnya sedikit, pihak Kecamatan mengundang kami untuk menjadi relawan. Lalu kita berinisiatif membentuk tim pemulasaraan jenazah, itu dalam sehari kita bisa mengurus 7-8 jenazah yang wafat akibat Covid-19," terang Latif saat dijumpai di KUA Ciracas, Senin (23/8).
Latif mengemukakan, selain mempersiapkan tenaga yang mengurusi pemulasaraan jenazah, pihaknya juga turut menyumbang peti mati untuk keperluan pemakaman korban meninggal akibat Covid-19 tersebut.
"Kebetulan ada petugas di KUA Ciracas ini yang juga pengrajin mebel. Kita juga sumbangkan peti mati karena stoknya sering kehabisan dari pihak Kecamatan, mereka sangat terbantu sekali," terangnya.
Maka dari itu, Latif mengaku bersyukur kerja sama yang terbangun antara pihak Kecamatan, Kelurahan, dan KUA yang berada di wilayah Ciracas terjalin dengan baik sehingga mampu menekan angka penyebaran Covid-19 pada saat ini.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



