Tangerang, Bimas Islam -- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Dir Urais Binsyar), Adib menegaskan, dialog lintas paham keagamaan Islam penting dilakukan.
Hal itu disampaikannya saat memberi arahan sekaligus membuka kegiatan Dialog Pemuda Lintas Paham Keagamaan Islam Merajut Moderasi Beragama di Tangerang, Rabu (14/6/2023).
“Dialog ini sangat penting, karena memang kita meyakini bahwa al-Qur’an telah memerintahkan kita untuk selalu berdialog dalam menyelesaikan problem apa pun. Seruan untuk duduk bersama adalah dialog untuk berdiskusi, mencari titik temu dan kesamaan, bukan mencari perbedaan,” jelasnya.
Adib mengatakan, perbedaan harus diyakini sebagai sesuatu yang indah. Tanpa ada perbedaan, imbuhnya, tidak akan lahir keindahan.
“(di dalam perbedaan) Pasti ada titik kesamaan, apalagi di internal Islam. Kesamaannya yang harus diperkuat dan diperbanyak, bukan memperkuat atau memperlebar perpecahan dan perbedaannya,” papar Adib.
“Kalau kita sudah punya kesadaran untuk menuju pada kalimat sawa’, itu artinya frekuensinya sudah sama, sudah bisa duduk berdampingan, bertegur sapa dan berdialog. Dari situ akan timbul rasa saling memahami satu dengan yang lain. Dari saling memahami itu, akan bisa membangun kerja sama dan sinergi di antara kita,” pungkasnya.
Ba/Mr



