Jakarta, Bimas Islam -- Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama melalui Subdirektorat Kemitraan Umat Islam menggelar kegiatan Dialog Ormas Kepemudaan Islam Tingkat Nasional di Jakarta, Rabu-Jumat (14-16/6/2023).
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Kamaruddin Amin dalam sambutannya menyampaikan, sinergitas antara pemerintah dan Ormas Kepemudaan Islam akan mendukung pembangunan.
”Civil Society yang di dalamnya juga termasuk Ormas Kepemudaan Islam merupakan infrastruktur sosial yang mendukung pembangunan bangsa ini. Saya yakin, jika kita saling mendukung, maka tidak sulit membangun Indonesia menjadi negara yang maju,” tuturnya, Rabu (14/6/2023).
Dirjen menambahkan, salah satu kekhasan tersendiri dari Indonesia adalah hubungan yang erat antara pemerintah dengan masyarakat.
“Ini sebuah anugerah, kehormatan, dan kebanggaan yang wajib kita syukuri. Di negara kita, hubungan pemerintah dengan masyarakat khususnya berbasis agama sangat mesra. Ini salah satu kekhasan negara Indonesia yang wajib dipahami oleh Ormas Kepemudaan Islam,” ujarnya.
Dirjen mengajak Ormas Kepemudaan Islam bersinergi, berkontribusi, dan mengambil peran dalam merawat keberagaman dan keberagamaan di negara Indonesia.
“Tentu saja kita mengharapkan, Ormas Kepemudaan Islam ini bisa mengambil peran sentral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karenanya, mari kita bersinergi dan bekerja sama dalam merawat dan memajukan Indonesia,” ucapnya.
Kegiatan Dialog Ormas Kepemudaan Islam dibuka secara resmi oleh Dirjen Bimas Islam dan dihadiri 110 orang dari Perwakilan Ormas Kepemudaan Islam di Provinsi se-Indonesia. Kegiatan ini mengusung tema, Moderasi Beragama untuk Kerukunan Bangsa dan Negara Perspektif Ormas Kepemudaan Islam.
Wcp/Mr



