Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri secara resmi membuka Dialog Ormas Kepemudaan Islam Tingkat Nasional Tahun 2022 di Hotel Orchardz Jayakarta, Jakarta, Senin (27/6/22) malam. Dalam sambutannya di hadapan 106 peserta, Syamsul mengajak pemuda mempererat persatuan.
"Pemuda yang berada di ruangan ini, dalam sejarahnya, kelak akan menentukan nasib bangsa pada masa 5-10 tahun mendatang. Kami mengajak pemuda dari berbagai Ormas Islam untuk terus menafakuri dan mengamalkan ajakan bersatu yang disebutkan di dalam Al-Qur'an," ungkap Syamsul.
Syamsul menjelaskan, di dalam Al-Qur'an disebutkan perintah untuk bersatu dan larangan bercerai berai. Menurutnya, persatuan merupakan simbol kekuatan sedangkan perceraian menjadi sebab kehancuran.
"Patokannya, berpegang teguh pada Al-Qur'an dan jangan bercerai berai. Persatuan merupakan sumber kekuatan sebagai individu, masyarakat, dan bangsa," tegasnya.
Persatuan sebagai sesama generasi bangsa, lanjut Syamsul, merupakan spirit para pejuang kemerdekaan dan pendiri bangsa. Sibuk berselisih, katanya, merupakan pengingkaran terhadap cita-cita pendiri negeri.
"Menangis para pejuang kemerdekaan dan pendiri bangsa ini jika hari ini masih ada di antara kita yang sibuk berselisih, bertengkar, dan berkelahi hanya karena perbedaan," tegasnya.
Hadir, Analis Kebijakan pada Seksi Ketenagaan Lembaga Dakwah dan Majelis Taklim, Ismail Sulaiman dan Analis Kebijakan pada Seksi Kemitraan Lembaga Dakwah dan Majelis Taklim, Zaini Anton Riyadi. Peserta kegiatan merupakan perwakilan Ormas Kepemudaan Islam dan Kanwil Kemenag dari 34 Provinsi.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



