Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini didaulat menjadi narasumber dalam Dialog Ormas Islam dan Lembaga Keagamaan Tingkat Pusat hari ke dua di Jakarta, Kamis (26/8/21). Dalam paparannya, Helmy menyampaikan tiga rahasia baiknya toleransi yang ada di Indonesia.
"Pertama, kita memiliki prinsip ukhuwah islamiyyah atau persaudaraan sesama umat Islam. Meski dalam menjalankan ibadah ada perbedaan mazhab, tapi agama kita sama, Islam," ungkap Helmy secara virtual.
Langkah kedua, sambung Helmy, adanya konsep ukhuwah wathaniyah atau persaudaraan antar sesama anak bangsa. Sedangkan ketiga, tambahnya, adalah ukhuwah insaniyah atau persaudaraan antar sesama manusia.
"Mungkin kita beda agama, ras, dan suku, tapi kita sesama anak bangsa. Mungkin kita beda agama bahkan negara, tetapi kita sesama manusia," tambahnya.
Dalam kesempatan ini, Helmy juga menyampaikan pandangan kebangsaan terkait korelasi antara agama dan bangsa. Hal ini, sambungnya, merupakan salah satu spirit utama moderasi beragama.
"Membangun spirit moderasi beragama tidak lepas dari upaya membangun khazanah pemikiran yang membahas antara korelasi antara agama dan negara seperti yang disampaikan Kiyai Haji Hasyim Asy'ari pada 1914 bahwa hubbul wathan minal iman (cinta tanah air bagian dari iman)," terangnya.
Dialog Ormas Islam dan Lembaga Keagamaan Tingkat Pusat dihelat pada Rabu-Jumat, 25-27 Agustus 2021. Dialog ini dihadiri oleh 35 perwakilan ormas dan lembaga keagamaan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



