Jakarta, Bimas Islam --- Dewi Yukha Nida, peraih juara I Musabaqah Hifzil Qur'an (MHQ) 30 Juz di Kazan, Tatarstan, Rusia pada ajang The Holy Quran Recitation Competition Kazan OIC Youth Capital 2022 sangat bersyukur dengan didikan yang diberikan kedua orangtuanya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas didikan yang diberikan ayah dan ibu selama ini sehingga bisa menjadi juara MTQ Internasional di Rusia,” kata wanita yang akrab disapa Nida kepada bimasislam, Senin (24/5).
Nida mengakui, kedua orang tuanya memang bukan penghafal Al-Qur’an. Namun atas didikan ‘keras’ yang diberikan orang tuanya telah berhasil membuat Nida dan dua saudara kandungnya menjadi penghafal Al-Qur’an.
“Didikan keras orang tua maksudnya setiap bulan harus ada progres. Kalau tidak ada, uang bulanan dipotong,” kenangnya sambil tertawa.
Selain itu, Nida mengenang ada pesan dari ayah dan ibunya yang selalu menjadi pegangan dalam menjalankan hidup sehari-hari.
“Ada satu pesan yang selalu saya ingat dan cambukkan saat iman turun, yang penting yakin kalau hidup bersama Qur’an akan dicukupi sama Allah dan semuanya mudah,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



