Semarang, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Semarang menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi & Rekor Indonesia - Dunia (LEPRID). Penghargaan diberikan atas Kegiatan Safari Ramadan Deradikalisasi Goes to Ponpes yang dinilai berhasil membina narapidana kasus terorisme (Napiter) menjadi berpaham moderat.
"Alhamdulillah, kali ini Kankemenag Kota Semarang berhasil bekerja sama dengan kepolisian dan berhasil menunjukkan bukti. Napiter yang kami bina melalui Penyuluh Agama berhasil meninggalkan paham lamanya. Salah satu materi yang terus diberikan kepada eks Napiter adalah materi moderasi beragama yang merupakan program unggulan Kementerian Agama," ungkap Kepala Kankemenag Kota Semarang di Semarang melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Kamis (27/5/21).
Muhdi menambahkan, program ini dikemas dalam bentuk pembinaan langsung kepada eks Napiter dan edukasi berupa dialog ke beberapa pondok pesantren.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Kota Semarang, Syarif Hidayatullah mengaku bersyukur atas penghargaan yang diberikan sebagai apresiasi atas kinerja para penyuluh. Syarif berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini.
"Saya bersyukur. Program binaan ini bisa memberikan bukti dan mampu memberi manfaat kepada masyarkat Kota Semarang," ungkap Syarif.
Syarif menuturkan, beberapa eks Napiter yang dibina berhasil mengubah pemahamannya bahkan berkeliling ke beberapa gereja untuk meminta maaf.
"Ada beberapa eks Napiter yang terlibat kasus intoleransi membakar Pendeta Muda berkunjung ke sejumlah gereja guna meminta maaf dan siap bersama-sama mempersempit gerak intoleransi sekaligus mempersempit ujaran kebencian yang dilatarbelakangi oleh perbedaan agama atau SARA," tambahnya.
Selain Kankemenag Kota Semarang, penghargaan ini juga diberikan kepada Polrestabes Semarang dan Yayasan Persadani.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



